Mudahkan Mobilitas Masyarakat, Trans Banten Jadi Solusi Transportasi Publik yang Aman dan Nyaman
Sumber Gambar : PPID Dinas Perhubungan Provinsi BantenSERANG—Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perhubungan Provinsi Banten terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat melalui layanan Trans Banten. Kehadiran Trans Banten menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan angkutan umum.
Trans Banten secara resmi mulai beroperasi pada 4 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Banten. Sejak diresmikan, layanan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan kemudahan mobilitas dengan pelayanan yang nyaman, aman, dan terintegrasi.
Hingga saat ini, masyarakat masih dapat menikmati layanan Trans Banten secara gratis atau tanpa dipungut biaya (Rp0). Meski tidak dikenakan tarif, setiap penumpang tetap diwajibkan melakukan tap kartu uang elektronik saat naik bus sebagai bagian dari sistem pencatatan perjalanan. Kartu yang dapat digunakan antara lain kartu elektronik yang diterbitkan oleh Tap Cash BNI, Brizzi BRI, Mandiri E-Money.
Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik, jumlah pengguna Trans Banten terus mengalami pertumbuhan. Terhitung hingga saat ini, layanan Trans Banten telah melayani sebanyak 187.783 penumpang, terdiri dari masyarakat pekerja, pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintah, pegawai swasta, hingga masyarakat umum.
GM Perum DAMRI Cabang Serang, Maman Suparman menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan Trans Banten sejak resmi beroperasi pada 4 Oktober 2025. Menurutnya, capaian jumlah pengguna yang terus meningkat menjadi indikator bahwa masyarakat semakin membutuhkan transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi, dan mudah diakses.
"Hingga saat ini, Trans Banten telah melayani sebanyak 187.783 penumpang. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik terus tumbuh. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik," ujarnya saat dimintai keterangan.
Ke depan, Perum DAMRI akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk meningkatkan kualitas layanan Trans Banten, antara lain dengan mengevaluasi layanan secara berkala, meningkatkan frekuensi perjalanan, serta mengembangkan titik-titik pemberhentian sesuai kebutuhan masyarakat.
"Harapan kami, Trans Banten dapat semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Provinsi Banten," tutupnya.
Diketahui, layanan Trans Banten beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.50 WIB di setiap hari senin-jum’at, sedangkan pada hari sabtu, minggu dan hari libur nasional beroperasi mulai dari jam 06.00-16.00 WIB sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, kampus, hingga keperluan lainnya.
Salah satu pengguna layanan Trans Banten Ida mengatakan, bahwa adanya Trans Banten dapat membantu aktivitas masyarakat.“dengan adanya Trans Banten ini cukup membantu, ya membantu anak-anak kuliah, sama masyarakat umum sih,” kata Ida saat ditemui di dalam Trans Banten.
Ia berharap bahwa Trans Banten jika dikenakan tarif tidak lebih dari lima ribu. “harapan saya sih ke depan kalo dikenakan tarif ngga lebih dari lima ribu, kalo kaya Jakarta kan tiga ribu lima ratus yah, ini daerah kan, mungkin ngikutin Jakarta ya ngga sampe lima ribu ke atas,” lanjutnya.
Ida juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Banten dengan adanya Trans Banten. “Makasih pak gubernur sudah membantu, adanya Trans Banten masyarakat kebantu, semoga ke depannya lebih bagus lagi, saya sebagai masyarakat umum terasa terbantu bisa sampe tujuan.” tandasnya.
Di waktu yang bersamaan, Dadan Ramdani Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis merasa terbantu. dengan kehadiran Trans Banten. Ia juga mengucapkan terimakasih dengan adanya Trans Banten.
“Trans Banten bisa membantu semua yang akan beraktivitas, saya sendiri merasa terbantu” katanya.
Ia juga mengucapkan terimakasih karena adanya Trans Banten membantu mobilitas keseharian. Terimakasih dinas terkait, dalam hal ini dinas Perhubungan Provinsi Banten telah memfasilitasi hal ini, saran saya semoga TB ini menjadi lebih banyak lagi, jadi terimakasih Provinsi Banten,” tandasnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, layanan Trans Banten diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Rute yang disediakan juga melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kawasan pendidikan, seperti Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Banten, RSUD Banten, UNTIRTA, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (UNBAJA), Poltekkes Kemenkes Banten, dan Universitas Bina Bangsa (UNIBA).
Kehadiran Trans Banten menurut Andra Soni merupakan bentuk layanan transportasi yang memiliki kebermanfaatan.
Salah satunya membangun kebiasaan baru, sarana edukasi dan pembiasaan penggunaan transportasi massal serta pembayaran non-tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik.
"Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga terus tumbuh dan berkembang," pungkas Andra Soni (baca selengkapnya di bantenprov.go.id)
Seiring meningkatnya jumlah pengguna, Trans Banten terus memperkuat perannya sebagai layanan transportasi publik andalan Pemerintah Provinsi Banten. Kehadirannya diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum serta mewujudkan mobilitas yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.