Dishub Banten Matangkan Persiapan Hari Perhubungan Nasional 2026

Sumber Gambar : PPID Dinas Perhubungan Provinsi Banten

Serang-–Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perhubungan Provinsi Banten mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten, Selasa (8/9/2026).

Rapat diikuti sejumlah instansi dan stakeholder sektor transportasi di Provinsi Banten. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah dan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam rangkaian peringatan Harhubnas 2026 di Provinsi Banten.

Rapat dipimpin Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Drs. Suska Deswianto, dan dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan kabupaten/kota, BPTD Kelas II Banten, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta sejumlah mitra dan stakeholder transportasi.

Sejumlah badan usaha dan operator transportasi yang turut hadir antara lain PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), PT Pelindo Regional II/Bojonegara, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bandar Bakau Jaya (BBJ), serta mitra terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada berbagai aspek persiapan pelaksanaan Harhubnas, termasuk koordinasi antarlembaga, kesiapan masing-masing stakeholder, serta dukungan terhadap rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten.

Keterlibatan berbagai unsur transportasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Selain menjadi momentum peringatan, Harhubnas juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan dan konektivitas transportasi bagi masyarakat.

Dinas Perhubungan Provinsi Banten bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan Harhubnas 2026 dapat dipersiapkan secara optimal, berjalan tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peringatan Harhubnas 2026 di Provinsi Banten diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh insan transportasi dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Share this Post