Diklat Penjaga Perlintasan Sebidang di Banten Dimulai, 120 Peserta Ikuti Pelatihan

Sumber Gambar : PPID Dinas Perhubungan Provinsi Banten

Serang—Dinas Perhubungan Provinsi Banten bekerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia–Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jakarta menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penjaga Perlintasan Sebidang (PJL) Provinsi Banten Tahun 2026.

Kegiatan pembukaan digelar di Aula Lantai 2 Gedung Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Serang, Senin (31/8/2026).

Diklat tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi serta kapasitas petugas dalam mendukung keselamatan transportasi, khususnya di titik perlintasan sebidang kereta api.

Seluruh peserta diklat merupakan personel dari Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Dinas Perhubungan Kota Serang, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak. Peserta akan mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam empat gelombang.

Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda siswa secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten yang diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Drs. Suska Deswianto, kepada Direktur PTDI-STTD.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Drs. Suska Deswianto. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama.

Dalam sambutannya, Suska menyampaikan pesan dari Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten terkait perkembangan konektivitas perkeretaapian di wilayah Banten.

“Kita ketahui bahwa konektivitas perkerataapoan di provinsi banten saat ini tumbuh sangat pesat.

Peningkatan frekuensi perkeretaapian harus diimbangi jaminan keselamatan secara komprehensif, khusussnya pada titik titik perlintasan sebidang.

"Oleh karna itu, kami seluruh jadinas perhubungan provinsi banten menyampaikan apresiasi yang stinggi tingginya, kompetensi ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam kendukung peningkayan keselamatan transportasi di daerah."

"Perlu kami sampaikan juga, bahwa dari total sekitar 213 petugas penjaga perlintasan kereta api di provinsi banten, baru sekitar 26 personil penjaga perlintasan kereta api yg sudah mengikuti diklat di politektik transportasi darat indonesia dan telah tersertifikasi," lanjutnya.

Hari ini sebagai langkah akselerasi, kita menyelenggarakan program dengan melibatkan kurang lebih 120 peserta.

Kami berharap kolaborasi seperti ini bisa berlanjut.” Tandasnya.


Share this Post