Resmi Ditutup! 120 Peserta Sukses Ikuti Diklat Penjaga Perlintasan Sebidang di Banten
Sumber Gambar : PPID Dinas Perhubungan Provinsi BantenSerang—Dinas Perhubungan Provinsi Banten resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penjaga Perlintasan Sebidang yang berlangsung selama kurang lebih 20 hari di Aula Lantai 2 Gedung Dinas Perhubungan Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut secara resmi ditutup pada Jumat (25/9/2026), setelah seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan yang diikuti para peserta dari sejumlah wilayah di Banten selesai dilaksanakan.
Diklat Penjaga Perlintasan Sebidang merupakan kegiatan kolaborasi antara Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD), serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jakarta.
Sebanyak kurang lebih 120 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta dibagi ke dalam empat batch, dengan masing-masing batch mengikuti pendidikan dan pelatihan selama lima hari kerja, yakni Senin hingga Jumat.
Perwakilan BPTD, Anas Rifai, dalam kegiatan penutupan mengatakan, pendidikan dan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi para penjaga perlintasan sebidang. Peningkatan kompetensi dinilai diperlukan agar petugas memiliki pengetahuan dan kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugas sehari-hari, khususnya berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
"Hari ini kita sedang melaksanakan pendidikan dan pelatihan untuk penjaga pintu perlintasan sebidang, di mana pendidikan dan pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dari penjaga pintu perlintasan supaya mereka paham dan menguasai dan memenuhi persyaratan untuk tugas keseharian mereka menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan juga menjaga pengguna jalan raya dari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Selain materi dan peningkatan kompetensi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman serta pemahaman yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas di lapangan. Sejumlah peserta menilai pelatihan tersebut memberikan bekal penting, terutama dalam menghadapi kondisi yang tidak selalu dapat diprediksi saat bertugas di perlintasan sebidang.
Salah satu peserta diklat, Jaya Kusuma, perwakilan dari Pos JPL Bojongcae, Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, mengatakan pelaksanaan diklat memberikan manfaat dan menjadi bekal tambahan dalam menjalankan tugas sebagai penjaga perlintasan sebidang.
"Kegiatan ini buat saya bermanfaat, dan menjadi modal bagi saya sebagai petugas yg baru bertugas selama 3 tahun di perlintasan," katanya.
Menurut Jaya, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan menjadi hal penting karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu dan membutuhkan kemampuan petugas dalam mengambil langkah yang tepat.
"Pelatihan ini sangat penting karna situasi di lapangan itu kita tidak bisa diprediksi. Dengan ilmu dan penvetahuan ini dishub banten membekali peserta pjl ini agar bisa menghadapi situasi darurat, di mana itu tidak bisa otodidak dan itu membutuhkan pengetahuan, skill, tentunya kita dapat melakukan antisipasi pencegahan hal-hal yanv diluar daripada bayangan petugas, tentunya kita bisa melakukan sesuai prosedur, profesional, dan sesuai dengan aturan undang-undanv dasar," lanjutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Provinsi Banten yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan menjadi tambahan bekal bagi para petugas, khususnya dalam menjalankan tugas di wilayah Kabupaten Lebak.
"Terimakasih pada dinas perhubunban provinsi banten yang sudah melaksanakan diklat ini, cukup membantu, saya apresiasi mewakili temen-temen di kabupaten lebak, ini menjadi modal baik bagi kami," tutupnya.
Penutupan Diklat Penjaga Perlintasan Sebidang tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelatihan bagi seluruh peserta. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama diklat diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga para petugas mampu menjalankan tanggung jawabnya secara profesional serta mendukung aspek keselamatan di perlintasan sebidang.