Antrian Panjang Di Dermaga Merak sampai Ke Pintu TOL

Serbuan pemudik ke Pelabuhan Merak tengah berlangsung mulai Selasa Malam (12/6) hingga Rabu dinihari (13/6/2018) ini. Ribuan kendaraan roda dua memenuhi jalan nasional menuju Pelabuhan Merak. Antrian kendaraan pribadi dan bus di dalam tol pun telah mengular hingga akses pintu Tol Cilegon Barat.

Rekayasa lalu lintas untuk mencegah antrean tol lebih panjang dilakukan, pihak kepolisian dan PT Marga Mandala Sakti (MMS) mengalihkan kendaraan untuk keluar di Tol Cilegon Barat sekitar pukul 00.10 WIB. Akibatnya, penumpukan kendaraan terjadi di perempatan Damkar, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Kendaraan-kendaraan dari tol beradu dengan ribuan rombongan pemudik roda dua yang sebelumnya telah memenuhi area tersebut.

“Antrian di tol sudah sampai akses pintu Tol Cilegon Barat, tepatnya KM 94. Jadi kendaraan di tol dikeluarkan di pintu Tol Cilegon Barat,” ujar Iptu Hendra, salah satu petugas kepolisian saat ditemui di perempatan Damkar.

Hingga berita ini diturunkan, arus padat merayap masih terjadi di area perempatan damkar kota Cilegon. PT Marga Mandala Sakti (MMS) bersama Ditlantas Polda Banten sepakat untuk mengalihkan arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak ke pintu Tol Cilegon Barat. Ini lantaran kurang lebih 20 ribu kendaraan telah menumpuk di lintasan tersebut.

Terlebih lagi, antrian kendaraan dari Pelabuhan Merak telah mengular hingga pintu Tol Merak. Guna memecah kosentrasi kendaraan di pintu Tol Merak, rekayasa lalu lintas pun akhirnya dilakukan di Tol Cilegon Barat.

“Ini hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. Karena antrean telah sampai KM 93, maka kendaraan dalam tol kami arahkan keluar di pintu Tol Cilegon Barat. Sementara di pintu Tol Merak juga telah terjadi kemacetan hingga Pelabuhan Merak. Buka tutup kendaraan sudah dilakukan di sana,” ujar Manager Lalu Lintas dan Informasi Operasional PT. MMS, Rahmatulloh.

Terkait peraduan kendaraan dari arah Tol Cilegon Barat dengan ribuan kendaraan roda dua di jalan nasional Kota Cilegon, menurut Rahmat tengah menjadi perhatian pihak kepolisian.

“Petugas tengah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di jalan nasional Kota Cilegon. Ini tengah menjadi perhatian kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat PT Marga Mandala Sakti (MMS) Nur Indah Permanasari mengatakan, antrean kendaraan di Cikuasa atas telah mencapai pintu Tol Pulomerak. Ini menyebabkan antrean panjang mengular hingga area tol.

“Karena itulah untuk memecah kemacetan, kendaraan yang sudah sampai KM 93 kami arahkan ke Tol Cilegon Barat,” katanya.

Sementara PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyeberangkan 688.058 orang penumpang dan 79.428 unit kendaraan melalui Pelabuhan Merak, Banten.Dengan demikian, sudah 89 persen pemudik dan 85,6 persen kendaraan yang telah meninggalkan Pulau Jawa menuju Sumatera.

Dari Merak tercatat jumlah penumpang yang menyeberang ke Bakauheni dari Selasa (12/6) pagi hingga Rabu (13/6) pagi mencapai 171.013 orang. Adapun sepeda motor tercatat mencapai 25.697 unit atau naik 20,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 21.262 unit.

Bila dibandingkan dengan total jumlah pemudik yang menyeberang pada tahun 2017 lalu dari H-7 sd H-1 maka jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera sebanyak 688.058 orang atau mencapai 89.1 persen dari total penumpang 772.641.

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 58.019 unit atau mencapai 78,3 persen dari total kendaraan sebanyak 74.138 unit, dan kendaraan roda empat/lebih sebanyak 79.428 unit atau mencapai 85,6 persen dari total kendaraan 92.816 unit.

PT ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tetap menjaga stamina tubuh serta mempersiapkan kondisi kendaraan yang prima selama perjalanan arus mudik dan balik Lebaran.

“Pemudik harus menjaga kesehatan serta memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan dari kendaraan yang digunakan selama mudik. Jangan lupa untuk menyeberang di pagi atau sore hari, supaya tidak mengalami kepadatan yang biasa terjadi di malam hari,” tutur Imelda.iyam