GAKUM TERMINAL TANARA

Serang - Dinas Perhubungan Provinsi Banten, pada Senin tanggal 15 juli 2019 menggelar razia gabungan penindakan hukum kendaraan umum bersama petugas Dinas perhubungan  Kabupaten Serang, Polres kabupaten Serang, dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kabupaten Serang di Jalan Syekh Nawawi Tanara Depan terminal Tanara.

Dinas perhubungan bertugas melaksanakan Monitoring, Pengawasan dan Pengendalian operasi penertiban dan penegakkan hukum terhadap kendaraan bermotor umum angkutan orang dan kendaraan bermotor angkutan barang pada ruas jalan provinsi dan jalan nasioanl di wilayah Provinsi Banten.

Razia ini dilakukan untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang tidak mempunya surat-surat, atau juga tidak laik jalan. “banyak sekali kendaraan beroperasi yang tidak ada surat-suratnya dan tidak layak jalan sehingga perlu adanya penertiban kendaraan khususnya kendaraan angkutan barang” tutur Plt. kasi pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan Provinsi Banten.

Razia penindakan kendaraan bermotor ini mengacu pada UU no. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Temuan barang bukti PPNS, menemukan 11 (sebelas) kendaraan yang terjaring razia. Dengan beberapa pasal pelanggaran kendaraan diantarannya pasal 278, 281, 288, 302 dan 308. Barang bukti pasal 288 merupakan pelanggaran yang paling banyak ditemukan.

Dengan berbunyi pasal 288 “ Setiap orang yang mengemudikan mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang tidak dilengkapi surat keterangnagn uji berkala maka akan di pidana paling lama 2 (dua) bulan dan denda paling banyak Rp. 500 ribu.”

Penertiban di depan terminal tanara kb. Serang :

Jumlah barang bukti penindakan = 11

Pasal 278 = 1

Pasal 281 =  2

Pasal 288 = 7

Psal 302 = 4

Psal 308 = 1