Rapat Rencana Operasi Angkutan Lebaran1440 H / 2019 M

Serang – 10 Mei 2019, seksi Pengawasan dan Pengendalian LLAJ Dinas Perhubungan mengadakan kegiatan Rapat Rencana Operasi Angkutan Lebaran 1440  H / 2019 M. Rencana Operasi Angkutan Lebaran 1440 H/ 2019 M disusun sebagai panduan dalam melaksanakan optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana perhubungan pada kondisi “diatas kapasitasnya”. Tujuan diselenggarakan acara ini agar penyelenggaraan perhubungan tetap dapat berlangsung dengan aman, selamat, tertib dan lancar dengan tarif terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran 1440  H / 2019 M dilakukan mulai tanggal 29  Mei 2019 (H-7) sampai dengan tanggal 13 Juni 2019 (H+7). Tanggal 29 Mei sampai 5 Juni (H1) merupakan arus mudik dengan puncak arus diperkirakan terjadi tanggal 1 Juni (H-4) sampai 2 Juni (H-3). Tanggal  6 Juni (H2) sampai 13 Juni (H+7) merupakan arus balik dengan puncak arus diperkirakan terjadi tanggal 8 Juni (H+2) sampai 9 Juni (H+3).

Mudik kali ini memerlukan kesiapan sarana dan prasarana. Angkutan AKAP yang tersedia di seluruh terminal berjumlah 829 dengan cadangan sebanyak 269 armada. Trayek angkutan AKDP yang tersedia di Provinsi Banten berjumlah 9.418. Jumlah armada transportasi moda kereta api masih sama dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 126.

Kondisi prasarana jalan tahun 2018 masih terdapat kerusakan di beberapa titik. Dalam upaya lebih menjamin keselamatan angkutan umum bagi masyarakat dilakukan rampcheck terhadap kendaraan umum pada Terminal Kadubanen Pandeglang, Terminal Kadu Agung Rangkasbitung, Terminal Mandala Kab. Lebak dan Terminal Seruni Kota Cilegon. Selain itu, pengendalian tarif oleh tim terpadu (Dishub Provinsi dan Kab/Kota, Polda Banten dan BPTD) angkutan umum akan dilakukan pada terminal-terminal yang ada agar masyarakat tidak dirugikan oleh pihak operator yang  “nakal”. Kepala Terminal diminta untuk proaktif dan melakukan langkah – langkah preventif untuk pengendalian tarif angkutan umum.

Persiapan jumlah petugas dari Dinas Perhubungan Provinsi Banten sebanyak 208 personil dengan bekal 30 buah handy talky dan 5 buah kendaraan operasional. Posko Utama terletak di Kantor BPTD Wilayah VIII. Posko gatur lalin disebar di titik macet kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Untuk pengambilan data penumpang dilakukan di terminal, stasiun, bandara, kantor ASDP dan MMS. Selain itu aka nada rencana pemasangan CCTV yang terkoordinasi antara POLDA, Dishub Provinsi, Dishub Kab/Kota, PT. Marga Mandala Sakti. (Winnie)